Akupunktur untuk Peningkatan Stamina Olahragawan

Manfaat akupunktur untuk peningkatan stamina olahragawan kini semakin banyak diminati. Bagi paraatlet, tidak ada yang lebih ditakuti kecuali cidera. Persiapan berbulan – bulan menjadi sia – sia jika cedera muncul menjelang dan saat pertandingan. Cedera juga bisa ‘membunuh karir’ seorang atlit. Banyak atlit yang akhirnya mundur akibat cidera. Marco Van Basten,

Akupunktur untuk Peningkatan Stamina Olahragawan

Martina Hingis, Ronaldo, Michael Owen adalah contoh dari olahragawan yang mundur dipuncak karirnya akibat cidera.

Akupunktur bisa memainkan peran yang penting dibidang olahraga, baik untuk mengatasi cidera olahraga maupun untuk meningkatkan prestasi. Cina, sudah lama memakai akupunktur untuk mengoptimalkan prestasi atlit mereka, tidak hanya masa persiapan atlit tetapi juga saat bertanding. Tusukan jarum bisa memaksimalkan kekuatan otot, mampu mengembalikan kesegaran, semangat dan power mereka dengan cepat.

PERANAN AKUPUNKTUR DALAM OLAHRAGA

Akupunktur adalah metode pengobatan yang berasal dari negeri Cina, sudah ada sejak 5000 tahun yang lalu. Perkembangan akupunktur dewasa ini lebih banyak pada pembuktian ilmiahnya. Beberapa cabang ilmu akupunktur  yaitu Akupunktur analgesia (akupunktur untuk nyeri), pediatrik akupunktur (akupunktur pada anak), akupunktur kecantikan (estetika) dan akupunktur untuk olahraga (sport acupuncture).

Dibidang olahraga, akupunktur terutama dipakai untuk menghilangkan nyeri. Tusukan jarum merangsang metabolisme sel otot diarea cidera sehingga bisa mempercepat proses penyembuhan. Manfaat besar akupunktur pada olahragawan adalah meningkatkan prestasi atlit.

Negeri Cina, dengan para atletnya selalu mendominasi kejuaraan dunia berbagai cabang olahraga seperti All England, Olimpiade dll. Atlit Cina unggul dalam hal stamina dan ketangkasan. Bisa dilihat atlit Cina ini, stamina seolah – olah tidak ada habisnya. Perlakuan akupunktur untuk peningkatan stamina olahragawan dilakukan sejak pembinaan atlit, bahkan sejak usia dini. Power, endurance dan kelincahan seorang atlet ditentukan oleh sehatnya organ paru-paru, jantung, limpa dan hati. Menurut TCM (Traditional Chinese Medicine) otot dipelihara oleh limpa, tendon dipelihara oleh hati, paru-paru menetukan kualitas chi (oksigen) dan jantung memompa aliran darah.

Sementara tusukan jarum pada otot-otot tertentu (tergantung jenis olahraganya) sebelum bertanding berfungsi sebagai doping alami, tidak akan terdeteksi oleh pemeriksaan doping. Tusukan jarum saat bertanding maupun saat jeda akan menghilangkan kelelahan dan mengembalikan kesegaran sehingga pada saat akan bertanding lagi, kondisinya prima.

Sebuah cidera olahraga tidak hanya melibatkan jaringan otot saja tetapi juga melibatkan sejumlah organ, antara lain tersumbatnya meridian cabang/utama di lokasi cidera,terutama organ limpa (pengaruh pada otot) dan hati (pengaruh pada tendon). Penyembuhan akan cepat terjadi jika titik akupunktur organ limpa dan hati juga ditusuk. Cidera olahraga yang terjadi pada seorang atlit tidak ada bedanya dengan cidera non atlit. Perbedaannya adalah seorang atlit menggantungkan hidupnya pada olahraga, dan jika ada event pertandingan maka dia harus bertanding kembali. Oleh karena itu diperlukan penanganan secara cepat dan komprehensif. Menggabungkan metode medis-akupunktur akan memberikan hasil yang maksimal dan cepat.

Kesehatan Anda adalah aset yang berharga yang Anda miliki. Salam, GriyaNaturaSolo Phone 085 799 111 937