Terapi Akupunktur untuk Nyeri Gigi

IMG_20131022_083530Salam sehat,

Nyeri adalah suatu gejalan yang umum, merupakan suatu permasalahan global, hampir semua orang pernah merasakannya, beberapa penyakit menyebabkan gejala nyeri. Komponen rasa nyeri dapat dibedakan menjadi empat : sensorik, afektif, otonom dan motorik. Secara TCM penyebab nyeri antara lain obstruksi qi dan darah, faktor patogen (angin, dingin, panas,api), trauma, channel dan kolateral yang terluka, bengkak/spasme, kegagalan pemeliharaan otot dan sendi.

Dalam hal ini kalau kita lihat dari bagian gigi yang nyeri, maka area itu melibatkan meridian Yang Ming Kaki Lambung dan Yang Ming Tangan Usus Besar serta meridian CV dan GV. Dimana dinamika qi dari kedua meridian tersebut berkaitan dengan organ pencernaan. Bisa dikatakan jika terjadi masalah di gigi maka dipastikan ada masalah juga di pencernaan.

Untuk mengatasinya hanya diperlukan 4titik akupunktur yang akan saya berikan saat terapi nanti. Salah satu titik yang dahsyat adalah Li4 (Hegu). Dimana jika titik ini ditusuk, aliran meridiannya akan berjalan dari tangan menuju bahu kemudian melewati gigi dan berakhir pada hidung. Selain itu titik Li4 ini sangat powerfull dalam mengatasi nyeri apapun. Saya teringat saat masih kuliah dulu (2010), dalam pelajaran akupunktur analgesia titik ini selalu direkomendasikan oleh guru saya dan sudah ditest melalui serangkaian penelitian dan telah dipresentasikan dalam ajang WFAS (World Federation Acupuncture Society) atau persatuan akupunktur seluruh dunia.

Pada saat masih magang dulu tahun 2012 di Puskesmas Solo, ada seorang ibu datang dengan keluhan nyeri gigi. Dia katakan sudah berulangkali ke dokter tapi tidak membuahkan hasil. Dari wawancara yang saya gali, struktur giginya tidak ada masalah sama sekali. Hanya rasanya nyeri saja. Saat itu saya tusuk titik Li4+St44…sambil saya suruh menggerak-gerakkan mulutnya pasien merasakan perubahan penurunan nyeri sekitar 60%. Nyeri bertahan sekitar 1minggu-an kemudian pada kunjungan ke 2 nyeri giginya sudah tuntas.

nyeri gigibgus

Sesuai dengan pepatah Cina “Li Gan Jian Ying” yaitu Ketika Tongkat ditancapkan, maka saat itu juga bayangan akan terlihat. Prinsip inilah yang saya gunakan dalam metode terapi saya. Ketika jarum ditusukkan, maka khasiatnya langsung dapat dirasakan. Kalau hal ini tidak terjadi, maka diagnosanya salah atau bisa juga sang praktisi belum menguasai aliran energy (qi) dalam terapi akupunktur.

Untuk penanganan herbalnya bisa memakai sambiloto dan rumput mutiara. Cara membuat  : semua bahan direbus dengan 3 gelas menjadi 1 gelas, minum 3x sehari atau pada saat terapi akan saya berikan herbal yang lebih praktis lagi.

griyanatura akp

 

 

 

SMS/WA 085799111937 / Pin BB 238D829F
Jl. Sidoluhur 57, Laweyan, Surakarta