Wahai penderita diabetes, bergeraklah…

Diabetes adalah penyakit metabolisme yang ditandai dengan kenaikan kadar gula darah puasa lebih dari 110 mg/dL. Secara TCM, diabetes terjadi karena fungsi limpa/pankreas tidak dapat mentransformasi dan transportasi sehingga darah pekat karena glukosa tidak dapat dipecah menjadi energi. Inilah yang membuat lemas dan kurus walaupun makan banyak. Dalam TCM, darah yang pekat dikategorikan sebagai lembab yang menyerang otot dan persendian. Pada praktik sehari-hari saya temukan orang dengan diabetes biasanya memiliki keluhan dengan pergerakannya/susah dan lambat dalam bergerak. Pasien datang dengan jalan yang dipapah, bahu yang berat, punggung seperti memikul beras, sering mengantuk, pandangan yang kabur seperti yang dialami oleh pasien saya, bisa dibaca disini. Bahkan jika lembab sudah mendominasi tubuh maka bisa menimbulkan gejala disfungsi ereksi, frigiditas, keputihan, tungkai yang lemah dll.

Dalam suatu diskusi dengan guru saya (Bp. Puji Hartanto), beliau mengatakan, “Ada 3 teknik sederhana dan murah untuk mengatasinya (darah yang pekat pada orang diabetes)….jarang sekali yang mau mengerjakan, karena mau hasilnya tapi tidak mau berbuat. Musuh dari teknik ini adalah kemalasan, sepanjang saya praktik mereka bergantung pada obat atau herbal atau teknik apapun seperti akupunktur, bekam, pijat dll…tapi itu salah besar karena hanya bersifat sementara. Tiga teknik ini akan menjaga dan memelihara seumur hidup didampingi teknik yang lain sebagai penyempurna…”

Selanjutnya beliau berkata, “Prinsip membuang gula darah atau garam darah dalam tubuh sebenarnya mudah, hanya pada MALAS mengerjakannya….logika sederhana adalah jika dalam gelas ada air yang mengandung gula atau garam pekat, maka hanya perlu menambah air yang cukup secara kontinyu dalam tubuhnya setiap hari…Tapi ingat!!! Air tidak bisa tercampur dengan sempurna jika tidak diaduk dan dipanasi…Mengaduk dan memanasi dengan gerakan tubuh yang memutar atau menggerakkan semua sendiĀ  terutama daerah perut…alias olahraga, air yang cukup, makanan bergizi jadi obat yang ampuh. Jika hanya minum banyak, makanan bergiziĀ  tapi tidak berolahraga maka sama saja tidak efektif….mudah-mudahan ini bisa menjadi kunci pengobatan diabetes yang sederhana dan murah..”

Ternyata..masih ada obat yang sederhana dan murah yang bisa diaplikasikan oleh semua orang. Inilah yang namanya pengobatan holistik yang tidak hanya mengatasi satu macam penyakit dengan satu macam obat, tapi mengatasi berbagai macam penyakit dengan satu macam obat. Maka saran saya, Wahai penderita diabetes, bergeraklah……

griyanatura akp

SMS/WA 085799111937 / Pin BB 238D829F
Jl. Sidoluhur 57, Laweyan, Surakarta